Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Yuce Alpiokta

Guru SMKN I Nanga Pinoh Kab. Melawi Kalbar

Membuat Alat Peraga Matematika…

REP | 12 September 2013 | 23:53 Dibaca: 2517   Komentar: 0   1

Salah satu model pembelajaran yang ditekankan pada kurikulum 2013 adalah model pembelajaran penemuan terbimbing.Pembelajaran model ini melibatkan aktivitas guru dan siswa secara maksimal. siswa secara aktif melakukan penemuan sedangkan guru aktif memberikan bimbingan. salah satu hal pendukung model pembelajaran terbimbing ini adalah perlunya disediakan alat / bahan yang sesuai dengan kebutuhan siswa dalam melakukan penemuan. untuk pembelajaran matematika alat yang perlu disediakan adalah alat peraga matenatika beserta lembar kerjanya.

alat peraga matematika dapat menjembatani objek dalam pembelajaran matematika yang berupa fakta, konsep, prinsip dan skill yang bersifat abstrak menjadi konkret melalui benda-benda nyata. berikut ini beberapa macam alat peraga dan contoh penggunaannya dalam pembelajaran matematika.

1. alat peraga model pythagoras

alat peraga pythagoras ini dapat digunakan untuk mengajarkan materi pemahaman teorema pythagoras, dan menghitung luas bangun datar, terutama persegi dan segitiga.

13790045712102328872

2. alat peraga tangram.

Tangram asal mulanya dari Cina sehingga disebut tangram Cina, dalam bahasa aslinya tangram disebut qi qio ban yang artinya kira-kira adalah tujuh keping ajaib.beberapa model tangram tampak seperti gambar berikut ini :

1379004380474970543Berikut ini beberapa modifikasi dari alat peraga tangram :

1379004469617038073

tangram ini dapat digunakan untuk materi menghitung luas dan keliling bangun datar.

3. Alat Peraga batang napier

batang napier adalah alat bantu hitung yang dikenalkan oleh John Napier pada sebuah karya di Edinburg Skotlandia pada tahun 1617. batang napier ini dapat digunakan untuk menghitung hasil perkalian dan pembagian bilangan bulat.

bentuk alat peraga batang napier adalah seperti berikut ini :

1379004237812119306

4. Kartu Permainan Domino

Penggunaan alat peraga kartu permainan domino ini biasa digunakan untuk menerampilkan penguasaan siswa terhadap materi logaritma.

Contoh pembuatan kartu permainan domino adalah sebagai berikut :

137900378020966648

Selanjutnya cara menggunakan / aturan main kartu domino tersebut adalah :

  • permainan dimainkan oleh 2, 3 atau 4 orang
  • kartu dikocok, kemudian dibagikan habis kepada semua pemain
  • jika ada 3 pemain, maka kartu yang tersisa diletakkan terbuka ditengah sebagai patokan memulai permainan
  • secara bergiliran pemain meletakkan kartu sesuai dengan kartu yang ada. contoh :
  • 13790041151274768328
  • Jika pemain tidak dapat “jalan” maka ia kehilangan gilirannya
  • permainan berakhir apabila sudah ada salah satu pemain yang kartunya habis, atau semua pemain tidak dapat melanjutkan memasang kartu yang masih dipegangnya.
  • pemenang adalah pemain yang kartunya paling dulu habis atau sisa paling sedikit.

demikianlah beberapa macam alat peraga dan penggunaannya dalam pembelajaran matematika.

semoga bermanfaat.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah Bantuan Sangat Mendesak yang …

Siwi Sang | | 18 December 2014 | 09:08

Bunga KPR Turun, Saatnya Beli Rumah? …

Rizky Febriana | | 18 December 2014 | 11:44

[UPDATE] Nangkring Parenting bersama Mentari …

Kompasiana | | 10 December 2014 | 17:59

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ā€¯Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50



HIGHLIGHT

Cerdik Pemerintah: Dualisme Pimpinan Golkar …

Petra | 7 jam lalu

Jalan Menuju Kampung Sejuta Internet …

Wahyuddin Al Mandar... | 8 jam lalu

(Hendaknya) Kita Berbagi Masalah, juga …

Wiendra Perdana | 8 jam lalu

Penemu Logo “OSIS “ …

Resti Anugrah | 8 jam lalu

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: