Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Nur Hamidah

Guru matematika SMK Negeri 2 Temanggung

Alat Peraga Matematika 2

REP | 13 September 2013 | 09:38 Dibaca: 29   Komentar: 0   0

ALAT PERAGA BATANG NAPIER

Batang Napier yang digunakan untuk menentukan:

1) hasil perkalian berbagai bilangan bulat

2) hasil pembagian berbagai bilangan bulat

3) hasil penarikan akar dari berbagai bilangan bulat

Pemanfaatan Batang Napier:

1. Guru menyiapkan alat peraga berupa batang Napier, bisa dibuat sendiri atau dibuat bersama siswa

2. Guru menyiapkan lembar kerja (LK) untuk diskusi kelompok

3. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4 – 5 siswa

4. Guru membagikan lembar kerja kepada masing-masing kelompok

5. Siswa menyelesaikan lembar kerja dengan berdiskusi kelompok dan memanfaatkan batang Napier untuk menyelesaikan soal pada lembar kerja

6. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas

7. Siswa /kelompok lain memberikan tanggapan berupa saran, kritik, pertanyaan maupun masukan

8. Guru memberikan tanggapan untuk masing-masing kelompok yang presensati di depan kelas

9. Guru menguatkan konsep yang sudah benar dan meluruskan jika ada miskonsepsi siswa

Guru bersama-sama siswa mmbuat kesimpulan dari materi yang telah dipelajari

KARTU DOMINO

Merupakan alat peraga matematika yabg berupa kartu permainan, yaitu kartu permainan matematika yang diadopsi dari kartu permainan domino (sering disebut “kartu gaple”). Contohnya:

Pemanfaatan kartu domino/Aturan Main:

1. Permainan dimainkan oleh 2,3 dan 4 orang

2. Kartu dikocok kemudian dibagikan habis kepada semua pemain

3. Jika ada kartu yang tersisa diletakkan terbuka di tengah sebagai patokan memulai permainan

4. Secara bergiliran pemain meletakkan kartu sesuai dengan kartu yang ada

5. Jika pemain tidak dapat “jalan” maka dia kehilangan gilirannya

6. Permainan berakhir jika ada salah satu pemain yang kartunya habis, atau semua pemain tidak dapat melanjutkan memasangkan kartu yang masih dipegangnya

7. Pemenang adalah pemain yang kartunya paling dulu habis atau sisa paling sedikit

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: