Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Supriadi -

guru matematika smp n 2 watang sidenreng kabupaten sidrap sulawesi selatan

Jurnal : Kurikulum 2013

OPINI | 13 September 2013 | 16:38 Dibaca: 1649   Komentar: 0   0

Kurikulum 2013 sekarang ini sudah berjalan di beberapa sekolah di wilayah indonesia. yang mana pada awalnya digembor-gemborkan akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia. namun pada saat pelaksanaannya cuman diterapkan oleh beberapa sekolah di wilayah Indonesia mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai pada tingkat SMA/K.

Terdapat perbedaan mendasar antara Kurikulum 2013 dengan KTSP antara lain.

Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan ptengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan. Meskipun silabus sudah di kembangkan oleh pemerintah pusat , namun  guru tetap dituntut untuk dapat memahami seluruh pesan dan makna yang terkandung dalam silabus, terutama untuk kepentingan operasionalisasi pembelajaran. Oleh karena itu, kajian silabus tampak menjadi penting, baik dilakukan secara mandiri maupun kelompok sehingga diharapkan para guru dapat memperoleh perspektif yang lebih tajam, utuh dan komprehensif dalam memahami  seluruh isi silabus yang telah disiapkan tersebut.

Adapun penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) masih merupakan kewenangan guru yang bersangkutan, yaitu dengan berusaha mengembangkan dari Buku Babon (termasuk silabus) yang telah disiapkan pemerintah.

selain hal tersebut di atas, pada kurikulum 2013 ditekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah(scientific appoach) dimana  dalam pembelajarannya meliputi mengamati, menanya, menalar, mencoba, membentuk jejaring. Dalam kegiatan pembelajaran peserta didik lebih diharapkan memegang peranan penuh di dalam kelas. Dalam setiap kegiatan pembelajara Guru hanya berfungsi sebagai fasilitator. Dalam kegiatan proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Proses hasil belajar menggunakan Penilaian autentik (Authentic Assessment) yaitu pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Penilaian autentik memiliki relevansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Penilaian tersebut mampu menggambarkan peningkatan hasil belajar peserta didik, baik dalam rangka mengobservasi, menalar, mencoba, membangun jejaring, dan lain-lain. Selain itu dalam kegiatan pembelajaran peserta didik lebih diharapkan memegang peranan penuh di dalam kelas. Dalam setiap kegiatan pembelajara Guru hanya berfungsi sebagai fasilitator.


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 14 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 15 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 17 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 17 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Jokowi …

Jamaluddin Mohammad | 10 jam lalu

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 15 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 15 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 15 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 16 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: