Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Metode SnowBall Throwing

OPINI | 16 September 2013 | 02:28 Dibaca: 619   Komentar: 0   0

Metode Snowball Throwing - Ini adalah salah satu metode pembelajaran yang sangat menarik bagi saya dibandingkan dengan metode yang lainya. Meskipun saya menyadari jika semua metode dalam pemebelajaran itu harus menarik dan itu adalah tugas seorang guru dalam menyulapnya dengan tujuan menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan.

Ada satu hal yang membuat saya senang dengan metode ini dimana setiap menggunakan metode snowball pasti kelas akan ramai dan kondusif. Biasanya dalam metode ini bisa dipergunakan alat peraga dalam menunjang berjalanya snowball, kita bisa memanfaatkan bola dalam berbagai ukuran asalkan jangan terlalu besar.

Secara singkat prosedur yang lazim dalam metode ini adalah sebgai berikut; Seorang guru memberikan pemaparan pada sebuah materi kemudian memberikan soal dengan bantuan audio, bisa musik atau backsound, ketika musik sudah berbunyi maka bola siap untuk diputar. Disinilah letak keindahan sebuah metode snowball, dimana akan menimbulakan rasa tegang dan membutuhkan konsentrasi si murid dalam menjawab soal yang dibuyarkan oleh alunan musik pengiring.

Metode ini baik digunakan dalam segala kondisi kelas dan materi. Bisa masuk pada pengajaran bangku sekolah bahkan diperguruan tinggi sangat dimungkinkan menggunakan metode snowball sebagai sebuah metode yang layak untuk dicoba.

Berikut adalah ilustrasi dari penggunaan metode snowball yang kami buat beberapa tahun yang lalu:

persi fullnya bisa anda lihat disini

Kesimpulan : Pada dasarnya setiap metode dan model dalam mengajar semuanya bagus jika berada ditangan guru yang kreatif. Guru yang kreatif bagi saya adalah mereka yang tidak menganggap ceramah sebagai metode melainkan sebuah pengantar wajib sebelum memulai pelajaran.

Tulisan yang mungkin berguna buat anda ” Tips sedrehana menjadi guru profesional” bisa dilihat disini

Semoga bermanfaat

Salam ..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Warga Kupang Anti-McDonald …

Yusran Darmawan | | 29 August 2014 | 06:43

Pak Jokowi, Saya Setuju Cabut Subsidi BBM …

Amy Lubizz | | 28 August 2014 | 23:37

Jatah Kursi Parlemen untuk Jurnalis Senior …

Hendrik Riyanto | | 29 August 2014 | 04:36

Jangan Mengira “Lucy” sebagai Film …

Andre Jayaprana | | 28 August 2014 | 22:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Mafia Migas dibalik Isyu BBM …

Hendra Budiman | 10 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 15 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 16 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 18 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: