Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Jejen Al Cireboni

Hidup adalah Perjalanan Cinta, mengisi perjalanan dan menuju perjalanan akan indah jika kita saling berbagi selengkapnya

2 Nasehat Peninggalan Manusia Termulia

OPINI | 03 October 2013 | 08:45 Dibaca: 227   Komentar: 0   0

Akan tiba suatu saat dimana kita akan mendengarkan kata-kata manusia itu seperti suara anjing menggongong, akan tiba saatnya dalam hidup kita nanti nasehat manusia itu sudah tidak nyambung dengan permasalahan dan duka kita.

Ada 2 nasehat peningalan sang pencinta, seseorang yang begitu cinta pada umat manusia , sampai – sampai ajal menjemputnya disamping dan dikecupan istri tercintanya beliau masih saja menyebut- nyebut umatnya. Ya dialah sang pecinta,  seseorang yang  namanya selalu disebutkan dalam setiap detik oleh seluruh umatnya diseluruh penjuru bumi ini. Dialah Muhammad SAW  yang tercatat dalam sejarah dicintai oleh sahabat-sahabatnya melebihi cintanya pada diri sendiri dan keluarganya,  yang juga sampai detik ini perkataannya, segala tindak tanduknya dibaca, dihafalkan dan iterapkan dalam kehidupan sehari – hari.

1380764580367091434

Al Qur

Gambar diambil dari http://sudut-pandang-islam.blogspot.com/2012/05/al-quran-cara-yang-tepat-untuk.html

Sebelum meninggal beliau memberikan pesan bahwa beliau akan meninggalkan 2 nasehat, yaitu nasehat yang berbicara atau Al – Qur’an dan ke 2 nasehat yang diam yaitu kematian.  Oh ya untuk lebih jelasnya silahkan tanya sendiri ma ustad atau ustazah tentang riwayat haditsnya.

Kembali kemasalah 2 nasehat yaitu nasehat yang berbicara yaitu Al-Qur’an . Sebuah kitab  suci yang berisi kumpulan firman – firman Allah yang diturunkan kepada Rasullah lewat Jibril selama 22 tahun. Ketika kita membacanya kita pastinya akan mendapat banyak nasehat baik berupa nasehat atau petunjuk langsung yang berupa perintah dan larangan, juga tentunya juga ada pelajran dan nasehat dari cerita umat-umat terdahulu.

Ke 2 adalah nasehat yang diam atau kematian. Orang yang pintar adalah orang yang banyak mengingat kematian.  Tapi ingat dunia ini penting, karena dunia ini adalah ladangnya akherat. Ya nasehat yang diam adalah mati. Kematian, semua dari kita semua pastinya akan mati dan itu adalah rahasia Ilahi kapan pastinya kita akan mengalami kematian.

1380764673984708105

kematian adalah nasehat yang diam, siapapun kita pastiakan dapat giliran

Gambar diambil dari http://infokitaunik.blogspot.com/2011/12/orang-yang-sudah-dikubur-hidup-kembali.html

Kematian juga bukanlah akhir dari segalanya, bukan akhir dari  perjalanan hidup. Orang – orang yang meninggal itu yang dikubur maupun yang  dimakan binatang buas, yang hancur lebur karena bom, sekarang mereka ada dalam alam kubur, barang siapa yang berbuat baik dan bertaqwa tentunya akan merasakan nikmat kubur dan yang berbuat semau gue dan hawa nfsu adalah Tuhannya mereka dalam siksa kubur sampai menunggu datangnya kiamat.

Ketika  kita dalam puncak karir dan puncak kebahagian jika kita mengingat mati kita akan semakin banyak bersyukur masih diberi kesempatan untuk menambah amal baik kita, dan menjaga serta memuliakan orang-orang yang kita sayangin sebagai titipan Sang Pencipta pada kita. Dan hilanglah semua kesombongan diri karena semua ini adalah titipan dan akan kita semua akan kembali kepada Tuhan lewat jalan kematian.

Tapi saat kita sedang terjatuh, sedang banyak masalah, banyak hutang , atau kita sedang galau , gundah gulana oleh keduniaan maka obatnya adalah mengingat mati akan lebih membuat hati  lebih lembut. Lebih bertawakal dan lebih bersabar. Bahkan melihat kuburan itu penting karena lebih efektif mengingat kematian. Karena kuburan itua adalah taman – taman surga dan lubang – lubang neraka. Inilah keayakinan kita muslim.

Bahkan ada penyelewengan pengetahuan dan keyakinan masyarkat kita , kuburan adalah salah satu tempat yang angker, tempat yang menyeramkan ini semua memang tidak salah karena memang kuburan biasanya dihuni oleh para jin. Ini juga diakibatkan karena kebodohan. Makanya bukan cuman masuk masjid yang ada aturannya masuk makam bahkan lewati makam saja ada aturannya.

Orang yang meninggal juga bisa melihat kita yang masih hidup, bisa mendoakan kita, juga bisa mengutuk kita. Makanya tradisi ziarah kubur dimasyarakat kita begitu sanagt populer dan juga menjadi lifestyle tersendiri.  Kita bisa mencobanya saat kita sakit hati , sakit hati karena kita gagal , saat ada masalah pelik , segera ziarahlah pastinya hati ada akan lebih tenang. Lebih tenang karena Anda dibawah sadar akan mengingat mati dan itu melunakkan hati anda.

Tapi tidak dipungkiri ada saja beberapa masyarakat yang masuk kedalam penyembah kubur, bahkan ada juga yang sengaja berkhalwat disana untuk mencari petunjuk sang ahli kubur atau mencari petunjuk tentang masalahnya yang begitu pelik, atau keinginan yang belum tergapai. Ini benar – benar melenceng.

Perpaduan nasehat berbicara dan nasehat diam adalah kita baca Al-Qur’an di kuburan ini akan lebih meresap dan membawa efek kebaikan bagi si ahli kubur dan kita yang bacanya. Tapi ada juga umat Islam yang tidak membolehkan ini.  Jadi yang berkeyakinan seperti ini ya sudahlah.  Terserah Anda.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 6 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 8 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar dari Sebatang Pensil …

Abukhalid Andayonk | 8 jam lalu

Separo Hatimu Milikku …

Wahyu Saptorini Ber... | 8 jam lalu

Ketika Daycare Menjadi Sebuah Pilihan …

Ulihape | 8 jam lalu

Academy Award dan Pelantikan Anggota DPR …

Rafa Mufida | 8 jam lalu

Strees, Menyebabkan Atau Disebabkan? …

Ahmad Fiqhi Fadli | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: