Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Deni Ranoptri

Saya adalah salah satu Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan

Cara Pengisian PTK Dapodik 2013

OPINI | 05 October 2013 | 01:19    Dibaca: 3682   Komentar: 0   0

Formulir PTK tidaklah berbeda jauh dengan Formulir cara pengisian data peserta didik pada dapodikdas 2013 yang sebelumnya kami berikan sedikt penjelasan, namun perbedaan tentulah ada karena menyangkut berbagai hal yang tak mungkin dimiliki oleh peserta didik. perhatikan Formulir PTK ini.

Tambah, Ubah, Simpan, Hapus adalah fungsi dan peranan yang sama pada peserta didik. namun pada penugasan ini kita perdalam penjelasannya.
Peninputan adalah hal yang sama pada peserta didik, pada fasilitas penampung dulu jikalau tidak ada bisa ditambahkan. perhatikan gambar berikut.

Formulir adalah laman awal terkait pada hal awal untuk umumnya data yang harus diisi.
Anak, Beasiswa, Diklat, Buku yang telah diterbitkan PTK, Karya Tulis, Tunjangan,Riwayat KGB, dan berbagai isian yang tidak jauh berbeda dengan yang telah lalu.
tinggal kita melengkapinya sebaik mungkin.
namun aplikasi ini kembali lagi mempermudah jikalau PTK tersebut sudah ada pada database sebelumnya maka kita hanya perlu melakukan perubahan baik penambahan maupun pengurangan data PTK yang bersangkutan ataupun pada PTK yang sudah tak aktif lagi pada sekolah Induk.
pada menu Ubah dan Hapus data sangat berfungsi untuk itu

Semoga Bermanfaat

jangan lupa Kunjungi kkgjaro.blogspot.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hindari Beras Plastik melalui Penggilingan …

Joko Martono | | 29 May 2015 | 15:14

Nyinyir ala KOSTUM (Komik Strip untuk Umum) …

Christian Kelvianto | | 29 May 2015 | 12:53

Kirim Review Blogshop bersama JNE Anda dan …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:13

#Gunung Bukan Tempat Sampah# Fenomena …

Aymara | | 29 May 2015 | 14:33

Kompasiana-”Dayakan Indonesia” …

Kompasiana | | 11 May 2015 | 17:09


TRENDING ARTICLES

Gambar Cibiran terhadap FIFA Meramaikan …

Ardiansyah | 4 jam lalu

Pernikahan Gibran-Selvi Gambarkan …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Partai Mana Yang Mau Jagokan Ahok di 2017? …

Abd. Ghofar Al Amin | 9 jam lalu

Kasus Pembunuhan Tertua di Dunia Terjadi 430 …

Ronny Noor | 11 jam lalu

Heboh Peran Ray Sahetapy sebagai “Juru …

Dody Kasman | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: