Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Faradina Nurul Suci

sedang menimba ilmu di universitas islam negri malang, jurusan psikologi

Menghafal Sesuatu Dengan Mudah

OPINI | 10 October 2013 | 22:52 Dibaca: 124   Komentar: 0   1

Tahukah anda bagaiaman cara untuk mudah menghafal? Mungkin diantara kalian pasti pernah merasakan kesulitan dalam mengahafal. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mudah menghafalkan sesuatu, salah satunya ialah dengan menggunakan proses memotong informasi menjadi potongan –potongan kecil yang mudah untuk diingat atau yang kita sebut dengan chunking of information, ternyata dengan melakukan proses tersebut kita dapat meningkatkan kapasitas memori kita untuk menyimpan informasi-informasi yang kita dapatkan.

Memang tidaklah mudah untuk mengafalkan sesuatu itu, bahkan diantara temen-teman kita ada yang sulit untuk menghafal nama teman-temannnya sendiri. Dulu saya pernah merasakan kesulitan dalam menghafal pelajaran yang diberikan oleh guru saya, hampir semua pelajaran yang saya pelajari di sekolah saya dianjurkan untuk menghafal. Pelajaran yang harus di hafalpun tidaklah sedikit melainkan terdiri dari beberapa baris kalimat bahkan ada yang berlembar- lembar. Memang segala sesuatu tidak ada yang tidak mungkin, asalkan kita mau berusaha untuk melakukan hal tersebut. Salah satu cara yang saya lakukan untuk menghafal pelajaran tersebut dengan cara memotong sedikit demi sedikit kalimat yang ada dalam bacaan tersebut yang harus saya hafalkan,yang kita sebut dengan chunking yakni mengubah informasi menjadi unit- unit yang bermakna. setelah memotong beberapa kalimat tersebut saya melakukan pengulangan terus menurus sampai saya hafal seluruhnya. Dengan cara memotong motong kalimat tersebut membuat saya lebih mudah dalam menghafal. Dengan Proses chunking tersebut kita dapat dengan mudah menjelaskan fenomena STM (short term memorie) yang mampu memproses sejumlah besar informasi tanpa menyebabkan kemacetan dalam rangkaian pemrosesan informasi.

Bentuk informasi yang di dapat manusia berupa informasi auditorik, visual, atau semantik, tergantung jenis informasi atau jenis tugas yang dialami seseorang. Sedangkan, bentuk informasi yang saya lakukan dalam menghafal berupa informasi visual karena saya menghafal pelajaran tersebut dengan cara membaca. Namun terkadang saya juga mendapatkan informasi berupa informasi auditorik yang saya terima ketika guru saya menjelaskan pelajaran di dalam kelas.

Setiap orang dalam kehidupan seharinya akan mendapatkan informasi – informasi, dari beberapa informasi tersebut akan dikumpulkan menjadi satu yang di sebut dengan pengetahuan. Namun, ada satu hal yang harus kita ketehui bahwa 100% informasi yang kita dapatkan hanya sebanyak 1% saja yang dapat kita simpan di dalam memori kita. Informasi tersebut dapat menjdi 100% apabila kita mengulang ulang sedikit demi sedikit informasi tersebut.

“Sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit”

Sumber : Solso, Robert L. dkk. Psikologi kognitif. Erlangga. Jakarta.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Kaum Dhuafa Berebut Zakat, Negara Gagal …

Nasakti On | | 28 July 2014 | 23:33

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: