Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Rozaq Haqiqi

saya mahasiswa penulis dan saya suka menulis

benda apakah itu???

OPINI | 18 October 2013 | 09:02 Dibaca: 27   Komentar: 0   0

Dari mulai kecil, kita sudah dikenalkan oleh orang tua kita mengenai hal-hal yang ada disekitar kita. Kita berusaha dikenalkan dengan apa yang disebut dengan binatang-binatang, tumbunhan, pepohonan, pegunungan dan lain sebagainya yang sampai sekarang semua hal yang telah dikenalkan oleh orang tua kita itu bisa mengena dan dapat kit ingat.

Kita bisa mengenali yang namanya ikan paus itu seprti apa, kita bisa mengenali kudabil uitu seperti apa dan berbagai objek lain yang setiap hari kita mengenalnya. Itulah yang disebut dengan pengenalan objek. Pengenalan objek merupakan salah satu bentuk berfikir yang paling sederhana terhadap objek yang kita lihat. Bentuk paling rumit dari berfikir adalah intuisi komprehensif dari seseorang yang memandang segala benda sebagai bagian dari suatu system(plato).

Setiap hari kita menemukan berbagai objek baru dalam keseharian kita, kita mengenli dan kita menerka sebenarnya benda apakah itu. Pengenalan terhadap objek yang telah kita pahami selama ini juga dipengaruhi oleh kemampuan inderawi kita.

Ketika kita melihat suatu objek, kita memperhatikan setiap jengkal bentuk dari benda tersebut, kemudian kita mempersepsikan benda tersebut sesuai dengan pengalaman kita sebelumnya tentang benda apakah itu. Kemampuan mendengar kita juga berpengaruh dalam mengenali objek. Ketika kita mendengarkan setiap suara yang masuk kedalam telinga kita, kuita menerka setiap apa yang ditangkap oleh telinga kita. Kemudian kita menyimpulkan setiap apa yang kita tangkap tersebut baik itu dari kemampuan visul atau auditori kita dan memutuskan benda apakah itu.

Kita dapat mengenal benda dengan tidak secara keseluruhan melihat benda tersebut (kanonik). Kita melihat sudut sedikit dari apa yang sebelumnya kita lihat, dan kita memutuskan kita menerka apa yang kita lihat tersebut. Kita juga akan menerka apa yang kita lihat meskipun itu suatu objek yang menurut kita itu tidak asli, namun sudah menggambarkan bahwa itu merupakan suatu benda yang menurut pengalaman kita adalah benda A, maka kita pasti mengenalinya (gestalt).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 3 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 13 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 13 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Mati Karena Oplosan dan Bola …

Didi Eko Ristanto | 7 jam lalu

Ketika Lonceng Kematian Ponsel Nokia …

Irawan | 7 jam lalu

Catatan Terbuka Buat Mendiknas Baru …

Irwan Thahir Mangga... | 7 jam lalu

Diary vs Dinding Maya - Serupa tapi Tak Sama …

Dita Widodo | 7 jam lalu

Nama Kementerian Kabinet Jokowi yang Rancu …

Francius Matu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: