Back to Kompasiana
Artikel

Edukasi

Nur Khasanah

Menempuh S1 Jur. Pendidikan Agama Islam di UIN Malang dan Crew Simfoni FM

Kurikulum 2013, Jawaban Atas Degradasi Moral Anak Bangsa

REP | 14 March 2014 | 13:25 Dibaca: 71   Komentar: 1   0

Kurikulum K 13 yang telah dibuat oleh KEMENDIKBUD akhirnya akan segera dipakai oleh seluruh lembaga dan Instansi di Indonesia. Namun begitu masih banyak kalangan yang menolak lantaran beberapa sebab berikut ini :

1. perencanaan kurikulum 2013 dirasa sangat singkat

2. menghabiskan banyak dana dalam pelaksanaannya

3. menghapuskan mata pelajaran TIK dan Bahasa Inggris (tidak lagi menjadi mata pelajaran wajib)

4. belum ada kesiapan dari kalangan guru dan peserta didik

5. dibutuhkan pelatihan yang ekstra bagi semua komponen

Dalam sebuah kuliah seorang dosen mengatakan bahwa “orang-orang Indonesia terlalu sibuk memikirkan bumbu racikan tanpa melihat siapa kokinya” maksud dari kata-kata tersebut adalah bahwa orang-orang Indonesia terlalu meributkan masalah kurikulum tanpa memikirkan dan melihat bagaimana guru sebagai koki yang bisa membuat kurikulum itu menjadi baik. Pada dasarnya kurikulum adalah ibarat bumbu racikan meskipun komplit jika tidak diamalkan maka tidak akan tercapai cita-cita pendidikan kita bersama.

Banyak tenaga pendidik yang belum tau bagaimana Strategi pembelajaran yang baik, Psikologi peserta didik dan teori belajar dan pembelajaran. apalagi bagi pendidik yang masih berada dipelosok atau daerah yang masih jauh dari jangkauan kemajuan akibatnya pendidik hanya menyampaikan materi-materi bagi peserta didik tanpa mengajarkan esensi keilmuan itu sendiri. kebanyakan pendidik juga hanya menjadikan proses pembelajaran adalah apa yang ada didalam kelas saja setelah diluar kelas tidak lagi menjadi kewajiban pendidik.

Dari permasalahan itu K13 muncul dengan harapan bahwa pendidik juga menjadi bertanggung jawab baik dialam kelas maupun diluar kelas menilai aspek moral peserta didik, menghargai sebuah  proses dan menjadikan anak-anak bangsa yang memiliki karakter Pancasila. Mari sukseskan dan dukung K13 demi pembenahan moral anak bangsa semua itu bisa terwujud dengan langkah kita bersama.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 6 jam lalu

Skenario Menjatuhkan Jokowi, Rekayasa Merah …

Imam Kodri | 8 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 8 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Rayhaneh Jabbari Membunuh Intelejen Coba …

Febrialdi | 7 jam lalu

Penumpang KA Minim Empati …

Agung Han | 8 jam lalu

Enam Belas Tahun yang Lalu …

Muhakam -laugi | 8 jam lalu

Ada Cinta di Minggu Ke-13 …

Rian Johanes | 8 jam lalu

Ayo Muliakan Petani Indonesia …

Robert Parlaungan S... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: